Mas Denni Permana & Mbak Risky Dhamayanti
Pemangku Hajat : Bapak Isa Bariyanto dan Ibu Endah (Magelang)
Besan : Bapak Didik Haryanto, S.H dan Ibu Ratih (Ponorogo)
Lokasi: Gedung Bakorwil/Ex-Karesidenan Magelang
Resepsi Ngunduh Mantu tanggal 4 April 2015
Tata upacara, rias dan busana menggunakan gaya Solo Putri oleh Ibu NRT. Haryati Diningrum / Bu Wito
Pemangku Hajat : Bapak Isa Bariyanto dan Ibu Endah (Magelang)
Besan : Bapak Didik Haryanto, S.H dan Ibu Ratih (Ponorogo)
Lokasi: Gedung Bakorwil/Ex-Karesidenan Magelang
Resepsi Ngunduh Mantu tanggal 4 April 2015
Tata upacara, rias dan busana menggunakan gaya Solo Putri oleh Ibu NRT. Haryati Diningrum / Bu Wito
![]() |
| Proses pasrah tinampi yang menandakan pasangan pengantin telah diserahkan kembali oleh keluarga besan kepada keluarga pemangku hajat. |
![]() |
| Bapak Isa menyapukan berbagai daun-daunan kepada putra-putrinya sebagai simbol harapan dan doa agar pasangan ini selalu diberkahi Tuhan dan dijauhkan dari marabahaya. |
![]() |
| Ibu Hj. Endah meminumkan air kepada putra putrinya sebagai salah satu rangkaian upacara tali dharmo. |
![]() |
| Dhuwung atau Keris yang akan dipakaikan ke Penganten Putra oleh Ayahandanya sebagai salah satu proses upacara Tali Dharmo. |
![]() |
Salah satu rangkaian dalam upacara Tali Dharmo adalah mengganti keris yang dipakai mempelai pria oleh ayahandanya. |
![]() |
Dua orang biduanita cantik membawakan lagu-lagu Koes Ploes yang diaransemen ulang dengan gaya Bossanova. Konsep busana dan tata rias oleh Sanggar Restuwati. |
![]() |
| Mas Denni mempersembahkan sebuah lagu yang mewakili perasaannya kepada Mbak Kiky. |
![]() |
| Pengantin menggunakan busana Gaya Keraton Surakarta Putri warna hijau tua yang melambangkan proses perubahan menuju kedewasaan. |
![]() |
| Pasangan pengantin bersama penjaga buku tamu yang mengenakan kebaya klasik tempoe doeloe sesuai konsep yang diinginkan oleh pengantin. |



















